PENGUKURAN KINERJA
Alat ukur kinerja Reksadana adalah dengan perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB). Nilai Aktiva Bersih (NAB) adalah nilai yang menggambarkan total kekayaan Reksadana setiap harinya. Nilai ini dipengaruhi oleh pembelian dan penjualan Reksadana oleh para investor, selain dari harga pasar dari aset Reksadana itu sendiri. Seperti kita ketahui bahwa aktiva atau kekayaan Reksadana dapat berupa kas, deposito, SBPU, SBI, surat berharga komersial, saham, obligasi, right dan Efek lainnya. Sementara kewajiban Reksadana dapat berupa fee Manajer Investasi yang belum dibayar, fee Bank Kustodian yang belum dibayar, pajak-pajak yang belum dibayar, fee broker yang belum dibayar serta pembelian Efek yang belum dilunasi.
Nilai Aktiva Bersih (NAB) merupakan jumlah aktiva setelah dikurangi kewajiban-kewajiban yang ada. Sedangkan NAB/Unit Penyertaan merupakan jumlah NAB dibagi dengan jumlah nilai Unit Penyertaan yang beredar (outstanding).
Contoh perhitungan NAB/unit :
Misalkan, PT Danareksa menerbitkan 100.000 lembar sertifikat reksadana (unit penyertaan). 2 orang investor yaitu Pak Haji Mukri dan Tuan Hadi menanamkan modalnya pada reksadana masing-masing sebesar Rp 25 juta dan Rp 80 juta. Total nilai investasi/aktiva bersih PT Danareksa setelah dikurangi biaya-biaya adalah Rp 100 juta. Sehingga kita dapat menghitung NAB/unit PT Danareksa yaitu Rp 100 juta : 100.000=Rp 1.000,-.
Nilai NAB dapat mengalami kenaikan maupun penurunan, karena nilai NAB tersebut sangat tergantung akan kinerja aset yang merupakan portofolio Reksadana tersebut. Kalau-kalau harga pasar aset-aset suatu Reksadana mengalami kenaikan maka NAB-nya tentu akan mengalami kenaikan, demikian juga sebaliknya.
NAB per unit diterbitkan setiap harinya di berbagai media. Tingginya NAB per unit sebuah Reksa Dana tidak menunjukkan bahwa Reksa Dana itu sudah mahal, begitu pula sebaliknya. Umumnya, NAB per unit yang tinggi menunjukkan bahwa Reksa Dana itu sudah cukup lama sehingga aset-asetnya telah mengalami kenaikan nilai yang tinggi.
Tiap hari NAB harus reset kembali Rp 1.000,-. Dan bila NAB suatu Danareksa di bawah Rp 1.000,- berarti nilai portofolionya mengalami penurunan dan hal itu juga berarti penurunan nilai investasi pemegang unit.
Setiap sore, Manajer Investasi akan menilai harga pasar wajar seluruh aset Reksadana. Dalam nilai pasar wajar tersebut termasuk semua keuntungan atau kerugian, baik yang telah direalisasikan maupun yang belum. (Kalau harga saham dalam portofolio naik, nilai portofolio akan naik pula, walaupun sahamnya sendiri tidak dijual).
NAB per saham/unit dihitung setiap hari oleh Bank Kustodian setelah mendapat data dari Manajer Investasi dan nilai tersebutlah yang kemudain setiap hari dapat dilihat keesokan harinya di media massa.
Untuk lebih memahami transaksi dalam Reksadana, ilustrasinya:
RUMUS BIAYA PEMBELIAN:
UP = (Jumlah Uang Pemesanan x (1 – SF)) : NAB
KETERANGAN :
UP = Unit Penyertaan yang akan diperoleh nasabah
NAB = Nilai aktiva bersih per unit
SF = Subscription fee yang dibebankan kepada nasabah
Contoh perhitungan:
Investor ingin membeli Reksadana DINAR senilai Rp.100.000.000.- pada tanggal 5 April 2006 dengan NAB sebesar Rp.1.000,- Besarnya subscription fee yang dikenakan adalah 1%. Berapakah unit penyertaan yang dapat investor peroleh ?
UP = (Rp. 100.000.000, x (1 - 1%)) : Rp 1.000,-
UP = 99.000 Unit Penyertaan
Artinya, bahwa unit penyertaan yang berhak dipegang oleh investor sebanyak 99.000 lembar.
RUMUS BIAYA PENJUALAN KEMBALI:
KETERANGAN:
NP = Nilai pencairan
UP = Jumlah unit penyertaan yang dicairkan
NAB = Nilai aktiva bersih per unit
RF = Redemption fee yang dibebankan kepada nasabah
Contoh Perhitungan :
Investor ingin mencairkan Unit penyertaan Reksadana DINAR sebanyak 99.000 unit pada tanggal 19 Februari 2007 dimana NAB per unit Rp. 1.306,90 Besarnya redemption fee yang dikenakan 1%. Berapakah nilai pencairan yang dapat investor peroleh ?
NP = (99.000 x Rp. 1.306,90) - (1% x (99.000 x Rp. 1.306,90))
NP = Rp. 129.383.100 - Rp. 1.293.831
NP = Rp. 128.089.269,-
Artinya, investor mendapat nilai investasi kembali dengan menjual Reksadana yang investor miliki yaitu sebesar Rp 128.089.269,-.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar